Jika kamu merencanakan untuk membuat brosur untuk mengumumkan produk atau jasa baru, kamu mungkin bertanya-tanya apa yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan respon yang baik. Setelah semua itu, kamu mungkin akan menambahkan semua biaya untuk mengembangkan brosur atau menulis selebaran, fotografi, desain grafis, dan pencetakan. Ditambah waktu yang akan kamu habiskan untuk pekerjaan yang terkait dengan sampul brosur bisnis kamu dengan ukuran sederhana.

Biaya bukan satu-satunya hal yang perlu kamu khawatirkan. Setiap bagian dari kata-kata yang kamu tuliskan akan meninggalkan kesan pada prospek kamu. Meninggalkan kesan yang salah, akan membuat penjualanmu berisiko dan kehilangan pelanggan.

Jadi, apa yang dapat kamu lakukan untuk membuat brosurmu menjualkan produk yang kamu tawarkan? Berikut ini lima rahasia penting untuk membuat brosur kamu sukses.

  1. Memahami Pelanggan. Sebelum kamu menghabiskan waktu untuk merencanakan brosur, pastikan kamu memahami pelanggan. Kenapa mereka mau membeli produk kamu? Apa hal yang paling penting yang dapat dilakukan oleh produk kamu untuk mereka? Jika kamu tidak tahu jawaban atas pertanyaan tersebut, bertanyalah pada para pelangganmu. Setelah itu gunakanlah jawaban mereka untuk membantumu menawarkan produk.
  2. Gunakanlah manfaat berita didalam brosur kamu. Setelah brosur kamu diterima, hal berikutnya yang akan mereka lakukan adalah mencermati berita utama di dalam brosur.
  3. Gunakan poin-poin untuk memfokuskan pada produk atau layanan kamu. Konsumen dan para pebisnis yang sibuk dengan bisnis mereka itu sama, mereka tidak memiliki banyak waktu dan banyaknya iklan yang berusaha menarik perhatian mereka.
  4. Beri mereka alasan untuk bertindak sekarang. Jika kamu tidak meminta pembaca untuk bertindak sekarang, dan tidak memberi mereka alasan untuk melakukannya, usaha kamu dalam mendapatkan perhatian, membangun minat dan keinginan akan sia-sia. Pelanggan akan beralih ke hal berikutnya yang menarik perhatian mereka dan melupakan semua tentang kamu.
  5. Mengambil risiko. Saat kamu membangun keinginan untuk menjual produk yang kamu miliki, kamu masih bisa kehilangan penjualan jika pelanggan memiliki kekhawatiran mengenai produk karena mereka tidak tahu siapa kamu atau seberapa bagus produk kamu.

by Yasinta

No Comment

Comments are closed.

0

Your Cart